Berita
Local

IOM dan BP2MI segera melatih 160 instruktur tentang modul orientasi pra-pemberangkatan yang diperbarui untuk pekerja migran

IOM And BP2MI To Train 160 Instructors On The Updated Pre-Departure Orientation For Migrant Workers Modules

Pelatihan pelatih di Surabaya pada tanggal 30 & 31 Agustus 2022 menandai dimulainya kerja sama IOM dengan Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) dalam uji coba Modul Pra-Pemberangkatan (OPP) Revisi 2022 kepada 160 Instruktur OPP.

Untuk mendukung upaya Pemerintah Indonesia dalam membuka kembali jalur penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) ke negara tujuan, IOM bekerja sama dengan BP2MI untuk meningkatkan efektivitas penyampaian OPP melalui pemutakhiran modul OPP. Menyadari dampak pandemi COVID-19 yang belum pernah terjadi sebelumnya pada semua aspek kehidupan, terutama pada kesehatan, sosial ekonomi dan mobilitas, dan kerentanan pekerja migran yang semakin parah dalam situasi krisis ini, Modul OPP Revisi 2022 diintegrasikan dengan tambahan signifikan pada COVID-19 -19 tindakan pencegahan dan mitigasi, dan topik penting lainnya yang relevan dengan kebutuhan terkini di kalangan pekerja migran, seperti pencegahan ekstremisme kekerasan di luar negeri, informasi tentang hak-hak reproduksi dan risiko kesehatan lainnya bagi pekerja migran, dan literasi keuangan.

Dalam sambutan pembukaannya, Bapak Ahnas S.Ag., M.Si., Kepala Unit Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) BP2MI menggarisbawahi pentingnya program orientasi pra-pemberangkatan sebagai alat untuk memperkuat perlindungan PMI sebelum berangkat, selama bekerja dan setelah kembali, sebagaimana diamanatkan oleh UU No. 18 Tahun 2017. Pelaksanaan sesi OPP yang efektif akan berkontribusi untuk meningkatkan pemahaman pekerja tentang hak dan kewajiban mereka serta potensi tantangan yang mungkin mereka hadapi saat bekerja di luar negeri, dengan demikian akan mempersiapkan kesiapan mental mereka dan membantu meringankan transisi mereka ke negara tujuan. Ia menekankan peran Instruktur PDO dan mendorong para peserta untuk mengikuti perubahan kebijakan yang relevan baik di Indonesia maupun negara tujuan, serta gesit dan kreatif dalam mengadaptasi media dan teknologi untuk menciptakan sesi PDO yang interaktif dan informatif.

POD Training in Surabaya

Sebastien Reclaru, Manajer Program IOM menyoroti bahwa seiring dengan peluang yang mungkin ditawarkan oleh migrasi, kompleksitas prosedur, masalah, dan aktor yang terlibat memerlukan manajemen yang tepat. PDO penting untuk mempersiapkan kesiapan pekerja migran, oleh karena itu, konsistensi dalam kualitas konten dan penyampaian serta program orientasi yang terstruktur harus dipastikan. IOM telah mendukung pengembangan modul PDO sebelumnya pada tahun 2014, dan merasa terhormat dapat bermitra sekali lagi dengan BP2MI untuk menghidupkan kembali penyediaan informasi dan layanan migrasi kepada calon pekerja migran Indonesia melalui kerjasama ini.

Rangkaian Training of Trainers (TOT) ini akan dilaksanakan di provinsi Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Sumatera Utara. IOM dan BP2MI juga akan menyelenggarakan sesi TOT online untuk instruktur PDO dari berbagai daerah di Indonesia. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program tanggap dan pemulihan COVID-19 IOM, “Pemberdayaan Rumah Tangga Pekerja Migran dan Penguatan Kapasitas di Titik Masuk di Indonesia (PMPMI)” yang didanai oleh Korea International Cooperation Agency (KOICA).

 

Untuk informasi lebih lanjut mengenai project, silahkan hubungi Gita Agnestasia, IOM National Project Officer pada gagnestasia@iom.int

Untuk pertanyaan media, silahkan hubungi Ariani Hasanah Soejoeti, IOM National Media and Communications Officer di Indonesia pada asoejoeti@iom.int/08122726308.