Kesempatan Magang

IOM Indonesia menerima lamaran kerja magang berdasarkan kebutuhan proyek melalui lowongan yang dipublikasikan. Jika anda tertarik untuk kerja magang di IOM Indonesia, silahkan klik DI SINI untuk melihat lowongan magang yang tersedia saat ini.

Program Magang IOM memberikan kesempatan bagi para mahasiswa/i untuk belajar tentang kegiatan-kegiatan IOM, mendapatkan pengalaman kerja awal, dan/atau memperoleh pengetahuan tentang berbagai bidang teknis dan disiplin ilmu migrasi. Sebagai bagian dari Program Magang, IOM memberikan pelatihan kerja kepada peserta magang guna mendukung perkembangan profesionalisme mereka.

Peserta magang ditempatkan di bawah bimbingan seorang supervisor dan diberikan tugas dan tanggung jawab yang sepadan dengan ilmu akademis dan pengalaman profesional mereka.

Program Magang membangun hubungan antara institusi akademik, universitas dan IOM.

 

Persyaratan

Para pelamar Program Magang pada saat melamar harus memenuhi salah satu persyaratan berikut:

a) Terdaftar pada tahun akademik terakhir di program tingkat universitas (minimum tingkat Sarjana atau setara); atau

b) Terdaftar dalam program tingkat pascasarjana (tingkat kedua universitas atau setara, atau lebih tinggi); atau

c) Telah lulus dengan gelar universitas atau sarjana dan, jika terpilih, harus memulai kerja magang dalam kurun waktu satu tahun sejak kelulusan.

Semua peserta magang harus berusia antara 20 sampai 36 tahun. Selain itu, peserta magang harus memiliki kemampuan berbahasa Inggris (baik lisan maupun tulisan) sebagai salah satu bahasa resmi di IOM.

 

Durasi Magang

Durasi kerja magang adalah dua bulan sampai enam bulan dan dapat diperpanjang atas persetujuan bersama supervisor dan peserta magang hingga maksimal sembilan bulan.

 

Tunjangan Magang

Pada umumnya peserta magang akan menerima tunjangan subsisten bulanan (MSA) yang merupakan tunjangan keuangan untuk mendukung sebagian biaya akomodasi dan penghidupan, namun terdapat beberapa pengecualian bagi peserta magang yang dibekali tunjangan dana/beasiswa melalui universitas, Pemerintah ataupun lembaga lainnya. Penghitungan MSA mengacu pada jenis pendidikan dan jarak tempat tinggal ke tempat kerja pada saat penempatan.

 

Kesempatan kerja setelah menyelesaikan kerja magang

Sebagai bagian dari Program Magang IOM, supervisor mengevaluasi peserta magang yang dapat dipertimbangkan untuk lowongan eksternal dan/atau penugasan jangka pendek di masa mendatang, umumnya melalui prosedur perekrutan IOM. Secara umum, peserta magang dianggap sebagai kandidat eksternal dan dapat melamar lowongan pekerjaan yang terbuka bagi kandidat eksternal selama dan setelah penugasan mereka.