Para calon Diplomat mengikuti lokakarya Penyelundupan Manusia dan Migrasi Non-reguler

09/14/15

Organisasi Internasional untuk Migrasi (OIM) dan Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kementrian Luar Negeri Indonesia (Pusdiklat Kemenlu) menyelenggarakan lokakarya selama dua hari mengenai Penyelundupan Manusia dan Pengelolaan Migrasi Non-reguler bagi para calon Diplomat di Yogyakarta minggu ini.

Lokakarya-lokakarya ini merupakan kesempatan yang sangat baik untuk melibatkan berbagai instansi pemerintah dalam memberikan pendidikan kepada calon diplomat dan pegawai lainnya yang berhubungan dengan urusan luar negeri mengenai perannya masing-masing dalam rangka pencegahan penyelundupan manusia dan pengelolaan pengungsi dan pencari suaka,“ kata Wakil Kepala Misi IOM Indonesia, Steve Hamilton.

Tindakan yang terkoordinasi dari berbagai institusi merupakan komponen kunci investasi Indonesia dalam keamanan maritime, dan IOM telah secara aktif mendukung program ini.

Setelah presentasi dari Kepolisian Negara Republik Indonesia, Direktorat Jenderal Imigrasi dan Kepala Dinas Sosial Yogyakarta pada hari Senin, para peserta mengunjungi beberapa tempat dimana migran-migran yang  mencoba naik kapal ke Australia tertangkap, dan bertemu dengan para pejabat pemerintah daerah dan petugas kepolisian yang berpengalaman langsung dalam menangani kasus-kasus ini.

Pusdiklat Kemenlu bertanggungjawab dalam mengembangkan dan meningkatkan kapasitas sumber daya manusianya, terutama para diplomat, melalui program pendidikan dan pelatihan dalam bidang politik dan urusan luar negeri bagi staf mereka dan pegawai negeri sipil yang lain.

“Pelatihan ini sangat strategis karena semua pesertanya adalah para calon diplomat yang akan bertugas sebagai diplomat di kementerian luar negeri begitu mereka menyelesaikan pendidikannya,” ungkap Kepala Sekdilu - Sekolah Dinas Luar Negeri, Spica A. Tutuhatunewa.

Pelatihan seperti ini akan melengkapi pemahaman dan pengetahuan permasalahan mereka secara lebih menyeluruh. Pusdiklat Kemlu sangat menghargai kerjasama dan dukungan IOM untuk penyelenggaraan pelatihan ini dan berharap kelanjutan kerjasamanya di masa yang akan datang.

Ini merupakan pelatihan ke tiga dimana IOM mendukung program pelatihan khusus Pusdiklat Kemlu yang berhubungan dengan penyelundupan manusia.